Karakteristik Peserta Didik saat Pembelajaran Daring

Nama : Amalia Ambarita

NIM     : 11901089

Kelas   : PAI 4 H

      

"KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK SAAT PEMBELAJARAN ONLINE"

 

Pada zaman sekarang teknologi sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat, sehingga dalam pendidikan pun teknologi memiliki perat yang sangat penting bagi kegiatan pembelajaran dan adanya teknologi ini memberikan energi positif pada kegiatan pembelajaran. Apalagi pada masa ini kita dihadapkan dengan pandemi yang dimana setiap orang tidak bisa bertemu tatap muka secara langsung, maka dari itu teknologi daring ini sangat berperan penting dalam kegiatan pembelajaran. Ada beberapa aplikasi yang dapat membantu kegiatan belajar mengajar, misalnya whatsapp, zoom, web blog, edmodo, google meet, google classroom, dan lain-lain.

Tetapi, bagaimana dengan karakteristik peserta didik saat pembelajaran online yang jelas akan berbeda disaat tatap muka secara langsung dan di saat daring? Nah untuk itu kita juga harus memahami apa itu karakteristik peserta didik.

Menurut Sudirman (1990) Karakteristik siswa adalah keseluruhan pola kelakuan dan kemampuan yang ada pada siswa sebagai hasil dari pembawaan dari lingkungan sosialnya sehingga menentukan pola aktivitas dalam meraih cita-citanya.

Menurut Hamzah. B. Uno (2007) Karakteristik siswa adalah aspek-aspek atau kualitas perseorangan siswa yang terdiri dari minat, sikap, motivasi belajar, gaya belajar kemampuan berpikir, dan kemampuan awal yang dimiliki. Siswa atau anak didik adalah setiap orang yang menerima pengaruh dari seseorang atau sekelompok orang yang menjalankan pendidikan.

Anak didik adalah unsur penting dalam kegiatan interaksi edukatif karena sebagai pokok persoalan dalam semua aktivitas pembelajaran (Saiful Bahri Djamarah, 2000) B.

Maka dari itu kompetensi awal yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam Pembelajaran online yaitu :

1.     Mandiri, pada pembelajaran jarak jauh atau online yang dimana guru dan murid tidak dapat bertemu secara langsung maka peserta didik dituntut untuk lebih mandiri dibanding pembelajaran tatap muka, hal ini dikarenakan pada pembelajaran jarak jauh peserta didik hanya bertatap muka dengan pendidik pada saat dilangsungkan evaluasi pembelajaran, atau pada saat-saat tertentu saja. Dan oleh karena itu apabila peserta didik ingin lebih menguasai materi dan paham dengan materi pembelajaran tersebut maka peserta didik harus berusaha untuk mendapatkannya sendiri jika pendidik tidak memberikannya.

2.     Kemampuan dalam menggunakan teknologi, murid harus mampu menggunakan teknologi dan internet agar dapat mengikuti pembelajaran secara daring.

3.     Kepribadian, kejiwaan atau mental seorang peserta didik dalam pembelajaran online harus benar-benar teguh dan juga kokoh. Yaitu teguh dalam pendiriannya untuk belajar dan mencari ilmu melalui pembelajaran online, juga kokoh motivasi diri sendiri dan tujuan dirinya dalam menuntut ilmu agar menjadi manusia yang lebih baik dimasa depan. Agar tidak ada satu pun yang dapat membuat keteguhannya goyah.

4.     Tanggung jawab belajar, dalam pembelajaran online seorang peserta didik adalah individu yang mampu menyelesaikan segala aktivitas atau kegiatan pembelajaran sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Dapat memilih segala sesuatu yang memang harus dilakukan dalam pembelajaran online, sesuai dengan keputusan yang telah diambil untuk menempuh pembelajaran online, seperti mengerjakan tugas tepat waktu dan mengerjakannya sesuai kemampuan yang dimiliki, mempelajari bahan-bahan yang tersedia, harus memiliki semangat untuk belajar, dan mampu mengontrol diri.

5.     Motivasi tinggi, tanpa motivasi yang tinggi dan jauh dari pengawasan pendidik, seorang peserta didik online learning akan terbawa hanyut dalam berbagai fitur dan fasilitas permainan atau hiburan yang menjamin akan melunturkan motivasi belajarnya. Sehingga mereka dituntut untuk memiliki motivasi yang tinggi, agar mereka dapat belajar tanpa orang lain menyuruhnya.

6.     Interaktif, walaupun proses pembelajaran yang dilakukan, peserta didik harus mampu membuat kolaborasi dan saling bertukar pikiran serta berdiskusi tanya jawab dengan teman dan pengajar melalui berbagai fasilitas fitur yang disediakan. Sehingga proses pembelajaran online learning tetap memberi tantangan dan respon yang mampu meningkatkan pengonstruksian pengetahuan.

7.     Kreatif dan inovatif, diperlukan kreatifitas dan inovasi dari para peserta didik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran online learning. Kemampuan untuk memilih dan memilah informasi yang akan dipelajari dan menemukan serta mengemas materi pembelajaran sesuai dengan gaya belajar yang diinginkanya, sehingga mudah dipelajari untuknya.

 

Ada dua karakteristik kemampuan awal peserta didik yang perlu dipahami oleh guru yakni:

Latarbelakang akademik

1.     Jumlah peserta didik, guru perlu mengetahui beberapa jumlah peserta didik yang akan diajar untuk mengetahui apakah mengajar pada kelas kecil atau kelas besar.

2.     Latar belakang peserta didik, pemahaman guru terhadap latar belakang peserta didik seperti latar belakang keluarga, ekonomi, tingkat hobi dan lain sebagainya juga berpengaruh terhadap proses perumusan perencaan sistem pembelajaran.

3.     Indeks prestasi, indeks prestasi peserta didik juga menjadi penting untuk diketahui oleh guru, agar materi yang diberikan sesuai dengan kemampuan peserta didik.

4.     Keterampilan membaca, salah satu kecakapan yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam belajar adalah ketrampilan membaca.

5.     Nilai ujian, nilai ujian juga dapat dijadikan sebagai pedoman untuk memahami karakteristik awal peserta didik.

6.     Kebiasaan belajar/ gaya belajar, aspek lain yang perlu diperhatikan oleh guru dalam proses pembelajaran adalah memahami gaya belajar peserta didik atau disebut juga dengan learning style.

7.     Minat belajar, minat belajar juga dapat dijadikan sebagai tolak ukur dalam memahami karakteristik peserta didik.

8.     Harapan atau keinginan peserta didik

9.     Harapan atau keinginan peserta didik terhadap mata pelajaran yang akan diberikan juga bisa dijadikan sebagai patokan guru dalam memahami karakteristik peserta didik.

10. Lapangan kerja yang diinginkan, hal ini yang dapat dilakukan dengan pengisian angket. Sehingga berdasarkan informasi ini seorang guru dapat memberikan bimbingan dan motivasi terhadap peserta didik dalam upaya pencapaian cita-cita mereka inginkan.

Oleh karena itu untuk melaksanakan pembelajaran online bukan hanya guru atau didukung oleh sistem yang memadai, tetapi peserta didik-pun harus mempersiapkan kualitas diri dalam pembelajaran online. Setiap perserta didik juga memiliki karakteristik yang berbeda-beda dari gaya belajar nya pun juga psikologisnya. Oleh karena itu setiap pelaksaan pendidikan atau pengajar harus bisa memahami semua sifat karakteristik peserta didiknya juga bisa membuat metode pembelajaran yang lebih efektif dan mudah di pahami.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Media Pembelajaran

RPP